Menjadi pendeta adalah sebuah jabatan yang tidak pernah saya bayangkan pada masa sekolah saya dari kecil hingga SMU. Namun peristiwa-demi peristiwa membawa saya pada kesadaran diri bahwa sebenarnya Tuhan berkehendak agar saya menjadi Saluran Berkat dan Keselamatan dari Tuhan Yesus Kristus bagi banyak orang.
Berawal ketika selepas dari SMU di Batang, saya sebenarnya sudah diterima menjadi mahasiswi lewat jalur MPDK (bebas tes) sebuah Perguruan Tinggi Negeri. Tetapi peluang itu tidak saya ambil karena saya menginginkan kuliah di fakultas dan Perguruan Tinggi Negeri lainnya yang saya anggap lebih bergengsi. Setelah mengikuti tes di sana ternyata hasil yang saya dapatkan sangat mengecewakan karena saya dinyatakan tidak lulus tes. Saya bingung, mau kuliah di tempat lain sudah kehilangan momentum karena waktunya sudah terlambat jauh. Jadilah akhirnya saya kuliah sedapatnya di sebuah Perguruan Tinggi Swasta di Semarang,, yang sebenarnya sangat tidak saya sukai.
continue reading »
February 15 2010 | Kategori bebas | No Comments »
Dimaksud dalam bab I ini adalah : suatu fakta bahwa secara geografis Nusukan adalah bagian wilayah kota Surakarta sebelah utara, dimana tercatat dalam sejarah pernah menjadi bagian dari wilayah Bupati Mangkunegaran.
Dimulai pada tahun 1942 beberapa orang warga GKJ Manahan dan GKJ Margoyudan melakukan pekabaran Injil diwilayah Nusukan dan sekitarnya. ( periksa Buku Sejarah GKJ Nusukan sampai dengan tahun 1979 ) Selanjutnya peranan orang percaya yang menjawab ya terhadap karya penyelamatan Tuhan menjadi semakin bertambah jumlahnya diwilayah Solo Utara, sebut Nusukan. Semenjak terbentuknya Pemerintah Kota Surakarta pada tanggal 17 Pebruari 1745, wilayah Nusukan menjadi bagian dari Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta.
continue reading »
February 15 2010 | Kategori bebas | No Comments »
DAFTAR MAJELIS GKJ NUSUKAN TAHUN 1969 – 2009
Tahun 1969 :
- Suharno
- Hadisiswoyo
- Puspoatmodjo
- Sastrowiyono
- Borotosudarmo
- Mudjio Adikristiono
- Surahyo Hendrosaputro
- Suyatno
- Atmowiyoto
- Sutinyo Triatmodjo
- Sudiyoto Adipranoto
- Muslan Adisubroto
- Susapto
- Suparman
- Sakeyus Yuswadi
Tahun 1970 :
- Sudirman
- Goljat Christyaboedi
- Rajiman Hadiprasetyo
- Priyosuwito
- Sudjonohadi
- Suminto Hadisutrisno
- Sumarno Darsopriyono
- Tjitrodihardjo
- Yosomartono
- Sutarman
- Dalimin Dirjosangkoyo
- Sastrowardoyo
- Sudarman Hadikusuma
- Sutrisno Djokolelono
- Sardjuni
- Yunus Edyo Kamin
- Suprapto Atmodjo
- Dirjosusastro
- Sutrisno Ym
- Sudardi
continue reading »
February 15 2010 | Kegiatan | No Comments »
Segenap Majelis dan Jemaat GKJ Nusukan turut berduka cita atas meninggalnya Bapak dan Guru Bangsa yang sangat kita hormat Abdurrahman Wahid. Semoga Tuhan memberi kekuatan dan penghiburan kepada keluarga yang ditinggalkan.
January 01 2010 | Kategori bebas | No Comments »
Dalam rangka ikut serta meramaikan HUT RI ke 64, Pokja Adiyuswa turut serta memeriahkan dengan mengadakan keurut baktian memperingati kemerdekaan RI yang ke 64. Kebaktian tersebut diadakan pada hari Selasa, 25 Agustus 2009 mulai pukul 16.00 WIB dan berakhir pukul 18.00 WIB. Turut hadir kurang lebih 150 Adiyuswa se GKJ Nusukan, menampakkan bahwa usia ternyata tidak membuat semangat mereka surut dalam ikut mensyukuri kemerdekaan RI ini. Melalui kebaktian ini pula kenangan pada Adiyuswa dibuka kembali ke masa perang kemerdekaan, tidak sedikit diantara Adiyuswa ini pada tahun 1945 ikut serta dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan dari tangan penjajah. Kenangan mereka akan perjuangan yang tanpa lelah dilakukan serta tanpa pamrih seharusnya ikut dirasakan oleh generasi sekarang.
Tantangan penjajah yang terus berusaha merongrong kemerdekaan RI akan tetap mendapatkan perlawanan dari para pejuang, semangat inilah yang menjadikan cambuk bagi generasi muda unutk turut serta mengisi kemerdekaan yang telah direbut dengan darah, nyawa serta harta.
Isian kebaktian ini juga merupakan “kareman” dari pada Adiyuswa, yaitu tari daerah (Gambyong dan Wirogunan), bahasa pengantar yang dipakai juga bahasa daerah (jawa). Suasana kebaktian yang cair dan penuh dengan canda tawa (serius tapi santai). Dalam kebaktian tersebut tidak lupa ada acara doorprize serta isian dari Langen sekar KWOD (Kridhaning Warga Osiking Driya), Naomi Tabitha serta Sonora Adiyuswa. Jika dilihat dari isiannya tentu bisa disimpulkan bahwa ini adalah Dari dan untuk Adiyuswa.
August 26 2009 | Kegiatan | No Comments »
- Pdt. EKO PRASETYO
- Pdt. W. PURWANINGTYAS
- SUDARWANTO
- SUPRAPTI
- SUJIATI DAYAT
- AGUS SULISTYONO
- SAWARTI
- PARWATI RETNANINGTYAS
- KUSTAM
- RETNO UTAMI
- BARATA ADI SABARYANTO
- TOTOK KRISTIYONO
- SAKIMAN
- SUHARNI MAMAN S.
- BAMBANG SRI WIYADI continue reading »
August 25 2009 | Kategori bebas | No Comments »
Bersamaan dengan dimulainya puasa oleh umat muslim di Indonesia, GKJ Nusukan melalui Pokja NPR (Nasi murah, Pasar murah dan Rescue) mengadakan kegiatan penjualan Nasi murah seharga Rp. 1.000,0- untuk nasi , sayur dan lauknya, yang utamanya diperuntukkan warga yang membutuhkan (di luar jemaat).
Hal ini merupakan program yang sudah dilakukan tahun sebelumnya. Pada tahun 2008 program ini mendapat apresiasi yang cukup bagus dari warga sekitar,sehingga melihat hal itu Pokja NPR melihat kesempatan untuk berbagi ini bisa diteruskan menjadi program rutin. Memang pada awalnya kegiatan ini dicibir karena seolah – olah mengikuti kegiatan serupa yang dilakukan GKJ Manahan. Akan tetapi ada hal yang berbeda yang ditawarkan Majelis lewat program ini yaitu, kegiatan ini bukanlah untuk berbuka puasa (walaupun dilaksanakan waktunya bersamaan dengan bulan Puasa). Majelis hanya ingin menjalankan program ini untuk menjawab keadaan saat bulan puasa yakni harga – harga sembako naik.
Pelaksanaan kegiatan ini memang tidak semata hanya ditanggung oleh Majelis namun ada penjadwalan khusus. Masing – masing kelompok serta beberapa pokja ikut serta dalam penjadwalannya. Masing – masing kelompok dan pokja diberi giliran setiap hari sampai kegiatan ini berakhir yaitu +/- 30 hari (dimulai tanggal 21 Agustus s/d 20 Sept). Diharapkan lewat kegiatan ini GKJ Nusukan semakin bisa menjadi Shallom bagi semua, sesuia dengan visi GKJ Nusukan.
August 25 2009 | Kegiatan | 1 Comment »
Pada tanggal 8 Agustus 2009, Majelis mengadakan penyegaran bagi Majelis dan pasangan. Tempat yang dipakai adalah pertama di pertapaan Gedono (Susteran Salatiga) kemudian dilanjutkan ke Pondok Remaja Salib Putih Salatiga. Rombongan sejumlah kurang lebih 75 orang diberangkatkan dari Solo sekitar pukul 07.00 WIB dan sampai ke tujuan pertama sekitar pukul 09.00 WIB. Acara pertama adalah sharing dengan Suster dari pertapaan Gedono, sharing tersebut memberi pencerahan antara lain bahwa ketika terjun pelayanan (entah majelis atau bukan majelis) yang harus didahulukan adalah sikap pelayanan (yaitu duduk paling bawah dan siap untuk menerima “sampah”). Kemudian yang harus dilakukan selanjutnya adalah sikap bahwa mengambangkan sikap peka terhadap perasaan diri maupun orang lain. Salah satu contoh misalkan jika ada yang melakukan kesalahan dan membuat sakit hati bagi lainnya harus dengan cepat meminta maaf tanpa mendahulukan egoisme pribadi. Setelah sharing selesai waktu selanjutnya peserta dipersilahkan untuk bisa mengikuti misa rutin pada suster.
Tujuan kedua yaitu di Pondok Remaja Salib Putih, ditempuh panitia dari tempat pertama sekitar 20 menit perjalanan. Setelah sampai dan istirahat sebentar sambil menunggu pembicara , Bp. Kuriake Kristiawan, datang. Pak Bambang Sri Wiyadi (Ketua II) juga sempat menjelaskan sedikit tentang latar belakang pendirian Pondok Remaja Salib Putih.
Session pertama dari pembicara dimulai pukul 02.30 WIB, dengan diwarnai beberapa permainan serta guyonan, peserta digiring untuk bisa masuk dalam pembicaraan yang dalam. Dalam session ini Majelis diajak untuk bersama – sama mendalami karakter pribadi, apa hubungan karakter dengan pelayanan majelis? Hubungannya adalah jika masing – masing majelis bisa mengerti karakter pribadi serta karakter teman pelayanannya, maka diharapkan pelayanannya dapat dilakukan dengan maksimal dan optimal. Diharapkan tidak akan terjadi gesekan yang mengakibatkan pelayanan tidak berjalan baik.
Session ini ditutup sekitar pukul 04.00 WIB, setelah diselingi dengan Snack dan cofee time. Jika dilihat dari wajah – wajah peserta yang mengikuti Penyegaran Majelis dan pasangan sehari ini, dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini sangat berguna dan memberi manfaat serta kenangan yang dalam bagi masing – masing peserta. Diharapkan kegiatan ini dapat berjalan tiap tahun.
August 14 2009 | Kegiatan | No Comments »