GEREJA KRISTEN JAWA ( GKJ ) NUSUKAN SEBAGAI BAGIAN KOMUNITAS MASYARAKAT KOTA SURAKARTA
Dimaksud dalam bab I ini adalah : suatu fakta bahwa secara geografis Nusukan adalah bagian wilayah kota Surakarta sebelah utara, dimana tercatat dalam sejarah pernah menjadi bagian dari wilayah Bupati Mangkunegaran.
Dimulai pada tahun 1942 beberapa orang warga GKJ Manahan dan GKJ Margoyudan melakukan pekabaran Injil diwilayah Nusukan dan sekitarnya. ( periksa Buku Sejarah GKJ Nusukan sampai dengan tahun 1979 ) Selanjutnya peranan orang percaya yang menjawab ya terhadap karya penyelamatan Tuhan menjadi semakin bertambah jumlahnya diwilayah Solo Utara, sebut Nusukan. Semenjak terbentuknya Pemerintah Kota Surakarta pada tanggal 17 Pebruari 1745, wilayah Nusukan menjadi bagian dari Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta.
Memperhatikan kondisi sejarah masa lalu dari wilayah Nusukan, dapat kita lihat pengaruh budaya kerajaan, dapat disebut budaya feodal masih sering dapat dijumpai dalam interaksi antara warga jemaat, demikian juga antara warga jemaat dengan masyarakat disekitarnya. Salah satu implikasi langsung dari pengaruh tersebut adalah, peranan budaya Jawa dan adat istiadat dalam perilaku sesehari masyarakat Nusukan masih begitu kental, bahkan sebagian masih menjalaninya dengan ketat. Sehingga bersinggungan dengan pelayanan Kristen yang nota bene adat istiadat dan budaya harus diberi pemaknaan baru, diberi makna Injil sering harus diperlukan suatu sikap kompromistis, supaya tidak terjadi kegoncangan ditengah kehidupan berjemaat. Ini menjadi sangat transparan pada saat terjadi peristiwa kematian.
Menapaki era berlakunya tata Pemerintahan Kota yang baru, peran serta warga diwilayah Solo Utara juga semakin diperhitungkan dalam percaturan kehidupan kota. Beberapa dapat disebut, dimulainya penataan kampung-kampung diwilayan Solo Utara, penataan jalan-jalan lingkar kota yang semakin banyak, membawa konsekwensi logis terjadinya perpindahan penduduk dari tengah kota menuju wilayah utara sekitar Nusukan.
Perpindahan penduduk akibat perluasan kota, berakibat juga bertambahnya jumlah pemeluk agama Kristen diwilayah Utara. Akibat ikutannya peran gereja setempat menjadi semakin besar dengan bertambahnya jumlah warga. Sampai dengan saat ini sebaran warga pemeluk agama Kristen di Solo Utara terserak di beberapa Kelurahan, yaitu Kelurahanh Nusukan, Kelurahan kadipiro, Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta.
Peran serta warga Kristiani ( sebut warga GKJ Nusukan) yang tersebar dibeberapa Kelurahan dimaksud, ditengah-tengah masyarakat nampak cukup dominan, dapat disebut disini ; beberapa kepengurusan Tingkat Kelurahan, Tingkat RW, Tingkat RT dengan berbagai bebadan/lembaga didalamnya, dijabat oleh orang-orang Kristen, itu menjadi salah satu tanda bahwa peran serta warga Kristiani ditengah masyarakat dapat diterima oleh lingkungannya.
Peran serta dalam upaya membangun ketahanan moral dan iman warga, bersama-sama dengan beberapa gereja di Solo Utara, melakukan kerjasama oikomenis dalam berbagai kegiatan, dan secara berkelanjutan keberadaannya diakui oleh jajaran Pemerintahan Kelurahan. Terlihat dengan kegiatan-kegiatan hari besar agama Kristen secara bersama-sama yang memperoleh apresiasi, dengan diijinkannya gedung Kelurahan dipakai sebagai ajang penyelenggaraan. Demikian juga untuk kegiatan-kegiatan pelayanan sosial kemasyarakatan juga dapat berjalan, baik dilaksanakan secara lokal gereja setempat, maupun secara bersama-sama.
Peran serta gereja dalam hal ini GKJ Nusukan dalam pelayanan masyarakat bersama dengan keyakinan lain ( lintas agama ) , dapat juga dilakukan diwilayah Kelurahan Nusukan. Bentuk-bentuk semacam ini tetap menjadi harapan kedepan, untuk dapat dilakukan kembali, wujud kebersamaan sebagai warga bangsa yang peduli dan peka kepada lingkungan sekitar.
Dengan demikian perjalanan waktu lima windu keberadaan GKJ Nusukan ditengah-tengah kehidupan masyarakat Solo Utara, dapat dirasakan manfaatnya oleh berbagai kalangan dengan komunitas masing-masing. Serentak dengan kondisi ini, terdapat tantangan kedepan untuk dapat terus meningkatkan peran serta warga GKJ Nusukan dalam menjalankan fungsinya sebagai umat milik Tuhan, ditengah-tengah kehidupan bersama dengan umat keyakinan lain, terlibat aktif membangun masyarakatnya. Sehingga nama Tuhan yang dimuliakan melalui cara hidup yang takut akan Tuhan. Pada gilirannya GKJ Nusukan dapat menjadi syaloom bagi semua dapat terwujud, menyejarah bersama kehidupan masyarakat sekitarnya.
February 15 2010 06:51 pm | Kategori bebas