Baptis dan SIDI

Filed under:  Kategori bebas  by:  admin

Majelis dan jemaat GKJ Nusukan mengucapkan selamat kepada penerima Sakramen Baptis (Dewasa dan Anak) serta Pengakuan Percaya atas diri :

  1. Nayaka Davin Navaro                         putra Bp/Ibu Erwin Jayanto (Nazaret)
  2. Elvanuelle Edgar Putra Jayanto          putra Bp/Ibu Erwin Jayanto (Nazaret)
  3. Gama Dhika Atallaripe Dinata                       putra Bp/Ibu Daniel Giri Suryadi (Gloria)
  4. Wilbert Aquila Wibisonoputra            putra Bp/Ibu Gunawan Wibisono (Banyuanyar)
  5. Sebastian Darius Dahnton                  putra Bp/Ibu Tony Prasetiyanto (Banyuanyar)
  6. Daniel Kaka Natanael Nurcahyo         putra Bp/Ibu Danang Bayu Nurcahyo (Kalvari)
  7. Nathaniella Anindya Danastri S          putra Bp/Ibu Andi Cahyadi (Sinai)
  8. Samuel Dwi Setyawan                                    putra Bp/Ibu Budi Triyanto (Firdaus)
  9. Ivo Jovanca Danantya Putri                putra Bp/Ibu Haryo Widananto (Hosana)
  10. Cielo Christabel Marva                       putra Bp/Ibu Andrias Kurniawan (Ester)
  11. Yeheskiel Surya Hersyana                   putra Bp/Ibu Hery Winarso (Nazaret)
  12. Matius Bima Sambukumara               putra Bp/Ibu Bagus Dwi Narto (Banyuanyar)
  13. Adria Alveenia Budiman                     putra Bp/Ibu Ade Bayu Perdana B (Gloria)
  14. Aileen Adrianne Budiman                   putra Bp/Ibu Ade Bayu Perdana B (Gloria)
  15. Bayu Apri Wicaksono                          putra Bp/Ibu Suranto (Gloria)
  16. Andreas Marchelina Harnanto           putra Bp/Ibu Tri Harnanto (Nazaret)
  17. Aldi Riyatmo                                       putra Bp/Ibu Sugiyatmo (Ester)
  18. Maria Elsa Chris Padmasari               putra Bp/Ibu Joko Padmono (Banyuanyar) Read more…

Pernyataan Sikap Majelis GKJ Nusukan

Filed under:  Kategori bebas  by:  admin

Salam damai,

Berkaitan dengan peristiwa yang baru saja terjadi di kota Surakarta, yaitu peledakan/bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton. Bersama ini kami, Majelis GKJ Nusukan Surakarta, menyatakan mengutuk keras kejadian tersebut. Hal tersebut sangat bertentangan dengan prinsip keadilan, keberagaman dan kebersamaan yang selama ini telah terbangun dengan baik di Surakarta. Kami juga menyatakan turut berduka cita kepada para korban yang harus menderita karena prinsip – prinsip sesat dan tindakan yang tidak bertanggungjawab.

Kami berharap pihak – pihak yang berkepentingan dan berkewajiban untuk segera mengusut secara tuntas para pelaku, yang kami percaya  tidak bergerak sendirian. Serta mengatasi sehingga bisa mencegah kejadian ini terulang kembali di masa datang. Kepada para jemaat GBIS khususnya dan seluruh umat Kristen pada umumnya, kami berharap semoga bencana ini bisa menjadi pelajaran berharga dan tidak menimbulkan luka batin yang dapat membuat benang – benang kedamaian yang telah terajut dengan baik ini ter-robek robek.

Demikian pernyataan kami, Kiranya Tuhan selalu mencurahkan kasih dan kesetiaanNya kepada setiap orang yang bersandar dan berseru kepadaNya.

Tuhan memberkati.

Majelis dan Jemaat GKJ Nusukan mengucapkan Selamat Idul Fitri 1432 H

Filed under:  Kategori bebas  by:  admin

Sejarah Alkitab Bahasa Jawa

Filed under:  Kategori bebas  by:  admin

Dari : Alkitab di Tanah Hindia Belanda

Bahasa Jawa dipakai oleh kurang lebih dua per tiga penduduk Jawa. Bahasa jawa ini memiliki hurufnya sendiri, yang diadaptasi dari huruf Devanagari, dan kebanyakan Kitab Suci dipublikasikan dalam bentuk huruf ini, meskipun sedikit diantaranya diterbitkan dalam huruf Arab. (Biasa dikenal di Jawa sebagai huruf Pegon), dan Perjanjian Baru diterbitkan dalam huruf roman pada tahun 1911. Kitab Suci pertama kali adalah Perjanjian Baru, yang diterjemahkan oleh Gottlob Bruckner, seorang misionaris dari Baptist missionary of Semerang. Versi ini dicetak pada tahun 1829 di Serampore. The British and Foreign Bible Society memberikan penerjemah (*L*) 500 untuk 1.000 kopi.

Read more…

Rangkaian Paskah 2011

Filed under:  Kategori bebas  by:  admin

Rangkaian Paskah 2011 ini dimulai dengan kebaktian Rabu Abu dan dilanjutkan dengan Kebaktian – kebaktian pra paskah. Sedangkan puncak kebaktian adalah mulai Kebaktian Kamis putih yang diadakan pada tanggal 21 April 2011. Kebaktian Kamis putih dihadiri kurang lebaih 300 jemaat dengan nuansa ibadah putih (baik pendeta, majelis maupun jemaat). Dalam kebaktian tersebut juga diadakan prosesi pembasuhan kaki, sebagai lambang pelayanan dan perendahan diri, dimulai dari Pendeta kepada majelis dan dilanjutkan majelis kepada jemaat. Hal ini juga merupakan persiapan diri untuk memasuki ibadah Jumat Agung serta Perjamuan Kudus.
Keesokan harinya, pada Ibadah Jumat Agung serta Perjamuan Kudus, khusus pada pagi hari pukul 06.30 WIB jemaat membludak. Kursi tambahan yang disediakan serta tenda yang terpasang ternyata tidak mencukupi akan antusias jemaat untuk menghadiri ibadah tersebut, akhirnya majelis bertindak cepat dengan mencari tambahan kursi untuk menampung jemaat yang hadir. Tindakan tersebut dilakukan agar jemaat yang hadir merasa nyaman dalam beribadah. Adapun untuk ibadah berikutnya pukul 09.00 WIB da seterusnya ternyata jumlah jemaat yang hadir tidak begitu membludak, bbisa dikatakan hampir sama dengan kebaktian /ibadah perjamuan kudus reguler.
Pada hari Sabtu, 23 April 2011 pukul 18.30 WIB, diadakanlah Ibadah Sabtu Sunyi. Suasana yang temaram, hujan gerimis yang turun semakin menambah kekhusukan dalam beribadah. Dalam ibadah malam itu jemaat diingatkan masa perkabungan atas kematian dan pengorbanan Yesus di atas kayu Salib. Narator membacakan kisah kesengsaraan Yesus hingga KematiaanNya di Kalvari. Pengorbanan yang tidak bisa ditandingi amupun dilakukan oleh manusia lain selain Manusia Yesus.
Hari Minggu, 24 April 2011, Ibadah Paskah untuk memperingati Kebangkitan Yesus serta KemenanganNya atas kuasa dosa diadakan dengan jam kebaktian reguler. Pada kesempatan ini Majelis berupaya mengingatkan jemaat untuk mensyukuri pengorbanan dan kemenangan Yeus tersebut. Panitia akan membagikan Tas Lakitab kepada jemaat yang hadir dalam kebaktian minggu ini.

DAFTAR MAJELIS GKJ NUSUKAN TAHUN 1969 – 2009

Filed under:  Kategori bebas  by:  admin

Tahun 1969 :

  1. Suharno
  2. Hadisiswoyo
  3. Puspoatmodjo
  4. Sastrowiyono
  5. Borotosudarmo
  6. Mudjio Adikristiono
  7. Surahyo Hendrosaputro
  8. Suyatno
  9. Atmowiyoto
  10. Sutinyo Triatmodjo
  11. Sudiyoto Adipranoto
  12. Muslan Adisubroto
  13. Susapto
  14. Suparman
  15. Sakeyus Yuswadi

Read more…

BEBERAPA DIMENSI PELAYANAN DI GKJ NUSUKAN

Filed under:  Kategori bebas  by:  admin

A. Pelayanan Sekolah Minggu

Periode Tahun 1967 – 1977

Mengiringi masa-masa menjelang pendewasaan Jemaat Sala Utara sebenarnya ada peran yang tidak kalah pentingnya yaitu bahwa pada tahun 1967 telah dirintis kegiatan sekolah minggu oleh Sdr. Sri Agustin (Ibu Sri Agustin Widodo – Kelompok Kanaan), Sdr. Immanuel — Alm. (adik Ibu Sri Agustin) dan Sdr. Sri Hastuti (sekarang tinggal di Purwodadi). Saat itu tempat sekolah minggu di rumah Bp. Poespoatmodjo dengan dihadiri sekitar 30 anak sekolah minggu.  Untuk selanjutnya jumlah murid sekolah minggu semakin bertambah sehingga Ibu Sri Agustin kewalahan maka pada 1968 beliau minta bantuan kepada pemuda yakni Sdr. Suyatmanto (Bp. Suyatmanto — Kelompok Kalvari), dan selanjutnya Bp. Suyatmanto mengajak pemuda-pemuda lainnya untuk ikut terlibat dalam mengajar sekolah minggu seperti Sukasto (Kalvari), Rusdiyatmo, Rustinah (adik Rusdiyatmo), Cuk Watmoko — Alm. (putra Bp. Poespoatmodjo), Pujo … (Alm.). Tempat kegiatan sekolah minggu saat itu kemudian bertambah satu lagi yaitu di rumah Bp. Sastrowiyono (Nayu Barat).

Read more…

Profil Pdt. Eko Prasetyo

Filed under:  Kategori bebas  by:  admin

… ada dua peristiwa mengawali keterlibatan saya dalam pelayanan di gereja yaitu pertama, sebagai orang yang baru datang dari desa (1984) ke Jakarta,  saya merasa senang karena telah diperhatikan dan diterima oleh Persekutuan Pemuda sebuah gereja di Jakarta.

Peristiwa kedua, ketika di Persekutuan Pemuda Gereja dimana saya aktif saat itu terjadi perpecahan. Waktu itu saya terpanggil untuk menyatukan kembali diantara pemuda yang ada hingga Persekutuan Pemuda di gereja itu bisa berjalan kembali.

Peristiwa ketiga, … sungguh sebuah keajaiban sudah Tuhan atur untuk hidup saya, ketika itu saya sedang mengikuti seleksi masuk di STT Dutawacana. Setelah test tahap pertama, saya harus mengikuti test kesehatan dimana waktu itu saya harus membayar Rp. 15.000,00. Saya bingung tidak punya uang. Akhirnya saya memberanikan diri minta pekerjaan kepada mandor sebagai pekerja bangunan di proyek yang sedang dikerjakan di kampus STT Dutawacana tersebut dengan bayaran Rp. 1.250,00 / hari. Hitung-hitung sampai dengan batas akhir harus membayar ternyata uang tidak mencukupi, karena saya hanya bekerja selama 6 hari. Setelah mengalami proses panjang, pada malam menjelang batas akhir pembayaran saya datang kepada seorang Ibu majelis sebuah gereja di Yogyakarta (beliau adalah masih kerabat dari teman Persekutuan Pemuda di Jakarta). Saya katakan “Bu, besok pagi saya harus mengikuti seleksi di STT Dutawacana, tapi saya tidak punya teman atau saudara untuk tempat menginap”, secara tak terduga Ibu itu katakan kepada saya, “ oh…, silakan kalau mau menginap di rumah saya bisa, tidak apa-apa” (rumah ibu tersebut adalah untuk kos-kosan mahasiswa).

Read more…

Profil Pdt. Wahyu Purwaningtyas

Filed under:  Kategori bebas  by:  admin

Menjadi pendeta adalah sebuah jabatan yang tidak pernah saya bayangkan pada masa sekolah saya dari kecil hingga SMU. Namun peristiwa-demi peristiwa membawa saya pada kesadaran diri bahwa sebenarnya Tuhan berkehendak agar saya menjadi Saluran Berkat dan Keselamatan dari Tuhan Yesus Kristus bagi banyak orang.

Read more…

GEREJA KRISTEN JAWA ( GKJ ) NUSUKAN SEBAGAI BAGIAN KOMUNITAS MASYARAKAT KOTA SURAKARTA

Filed under:  Kategori bebas  by:  admin

Dimaksud dalam bab I ini adalah : suatu fakta bahwa secara geografis  Nusukan adalah bagian wilayah kota Surakarta sebelah utara, dimana tercatat dalam sejarah  pernah menjadi bagian dari wilayah Bupati Mangkunegaran.

Dimulai pada tahun 1942 beberapa orang warga GKJ Manahan dan GKJ Margoyudan melakukan pekabaran Injil diwilayah Nusukan dan sekitarnya. ( periksa Buku Sejarah GKJ Nusukan sampai dengan tahun 1979 ) Selanjutnya peranan orang percaya yang menjawab ya terhadap karya penyelamatan Tuhan menjadi semakin  bertambah jumlahnya diwilayah Solo Utara, sebut Nusukan.  Semenjak terbentuknya Pemerintah Kota Surakarta pada tanggal 17 Pebruari 1745, wilayah Nusukan menjadi bagian dari Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta.

Read more…