Jadwal Pendadaran Kudus I 2011

Filed under:  Kegiatan  by:  admin

Sehubungan dengan akan dilaksanakannya Perjamuan Kudus awal tahun besok pada 6 Pebruari 2011. Maka berikut jadwal Pendadaran warga di kelompok masing – masing.

Kelompok            Hari/Tanggal                Jam               Tempat

Gloria                    Rabu, 2 Peb                   17.00           Ibu Suprapti

Hosana                  Sabtu, 5 Peb                  18.00           Ibu Saptowihardjo

Kalvari                  Selasa, 1 Peb                  17.00          Bp. Supardjo

Nazaret                 Sabtu, 5 Peb                  18.00           Gereja

Read more…

Daftar Baptis dan SIDI

Filed under:  Kegiatan  by:  admin

BAPTIS ANAK

  1. Niken Lara Rosani                      – Bp/Ibu Dwi Purwanto (Klp. Gloria.)
  2. Raphael Gristo Maynardive    – Bp/Ibu Giri Suryadi (Klp. Gloria)
  3. Christa Shalom Prasetyo         – Bp./Ibu Pujo Agung P (Klp. Kalvari)
  4. Marvel Gerrard Berliano         – Bp/Ibu Dani Budi Cahyono (Klp. Nazaret)
  5. Vania Agista Kirana Arti          – Bp/Ibu Agus Winarno (Klp. Maranata)
  6. Samuel Aksanael                         – Bp/Ibu Eliyatriari Susanto (Klp. Firdaus)
  7. Kenatra Chrisata Fordelio       – Bp/Ibu Saptadi Wibowo (Klp. Sinai)
  8. Jashinta Ratri Dyah P.W.         – Bp/Ibu Sri Joko Supraptomo (Klp.Getsemane)
  9. Alindya Putri Bernica               – Bp/Ibu Tjatur Wibowo (Klp. Getsemane)
  10. Tiara Ayu Swastika                    – Bp/ibu Tri Joko Nugroho (Klp. Getsemane)
  11. Javier Christio Ardhista P.      – Bp/ibu Dani Setiono (Klp. Getsemenae)
  12. Marcello Natan Facuino          – Bp/ibu Pipit Eko W (Pep.BA Timur)
  13. Adriel Rhedian Martiano        – Bp/Ibu Pujo Rahadianto  (Pep.BATim)
  14. Samuel Cahya Tegar N.            – Bp/ibu Suyadi (Pep.BA Barat)
  15. Devanndra Javas Nararya      – Bp/ibu Purnawan Indra P (Klp.Kalvari)
  16. Vallery Oktovia Tabitha           – Bp/ibu Tony Aprilianto  (Klp. Kanaan.)
  17. Novia Grandish P. Maharani  – Bp/ibu Fajar Maryono(Pep.B.A. Barat.)
  18. Rendy Adin Pamungkas           – Bp/ibu Yoh. Adi Kristianto (Klp.Galilea)
  19. Shellya Adinda Azkadina       – Bp/ibu Permadi Prakosa (Klp. Getsemane)

Read more…

HUT GKJ Nusukan ke 41

Filed under:  Kegiatan  by:  admin

Rasanya baru kemarin GKJ Nusukan berulang tahun ke 40, tak terasa sudah 1 tahun berjalan dan memasuki usia ke 41. Kali ini Majelis berencana mengadakan perayaan sederhana (hanya kebaktian saja) tanpa mengurangi rasa bahagia yang dimiliki setiap warga jemaat. Kebaktian yang dilaksanakan tanggal 8 Nopember 2010 dimulai pukul 18.30 WIB dengan pengkhotbah Pdt. Wahyu Purwaningtyas. Kebaktian , yang diiringi dengan hujan deras itu, dihadiri tak kurang dari +/- 300 jemaat dengan beragam usia, mulai dari Sekolah minggu sampai Adiyuswa. ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap GKJ Nusukan yang semakin dewasa dan menghadapi rintangan yang semakin komplek.

Kesederhanaan perayaan ini dikarenakan mengingat keadaan (situasi dan kondisi) yang terjadi secara bebarengan di Indonesia ini yaitu : banjir di Wasior, Tsunami di Mentawai dan Erupsi Gunung Merapi di Jogjakarta. Keadaan tersebut juga disinggung dalam khotbah Pdt. Wahyu Purwaningtyas, sekedar mengingatkan bahwa hidup kita sebagai manusia tidak bisa terlepas dari kehidupan sosial di lingkungan kita. Oleh karena itu dalam khotbahnya, beliau mengingatkan serta mengetuk hati nurani jemaat yang hadir untuk sedikit memberikan bantuan (barang maupun dana) kepada korban bencana tersebut.

Kebaktian Peringatan Ulang tahun diakhiri dengan jamuan makan bersama. Pada jamuan tersebut terlihat tidak ada sekat antara majelis dan jemaat, pendeta dan jemaat, kaya dan miskin, tua dan muda, semua terlarut dalam kebahagiaan yang ada di dalam hati. Jamuan makan sederhana dengan menu : Urap dan Gudeg menambah suasana semakin menyenangkan.

Selamat Ulang tahun gerejaku, semoga kiprahmu meluaskan kerajaan Allah dan berita sukacita kepada sesama maupun sekelilingmu semakin baik, pelayananmu terhadap warga juga semakin mantap. Tuhan memberkatimu selalu.

DAFTAR MAJELIS GKJ NUSUKAN TAHUN 1969 – 2009

Filed under:  Kategori bebas  by:  admin

Tahun 1969 :

  1. Suharno
  2. Hadisiswoyo
  3. Puspoatmodjo
  4. Sastrowiyono
  5. Borotosudarmo
  6. Mudjio Adikristiono
  7. Surahyo Hendrosaputro
  8. Suyatno
  9. Atmowiyoto
  10. Sutinyo Triatmodjo
  11. Sudiyoto Adipranoto
  12. Muslan Adisubroto
  13. Susapto
  14. Suparman
  15. Sakeyus Yuswadi

Read more…

BEBERAPA DIMENSI PELAYANAN DI GKJ NUSUKAN

Filed under:  Kategori bebas  by:  admin

A. Pelayanan Sekolah Minggu

Periode Tahun 1967 – 1977

Mengiringi masa-masa menjelang pendewasaan Jemaat Sala Utara sebenarnya ada peran yang tidak kalah pentingnya yaitu bahwa pada tahun 1967 telah dirintis kegiatan sekolah minggu oleh Sdr. Sri Agustin (Ibu Sri Agustin Widodo – Kelompok Kanaan), Sdr. Immanuel — Alm. (adik Ibu Sri Agustin) dan Sdr. Sri Hastuti (sekarang tinggal di Purwodadi). Saat itu tempat sekolah minggu di rumah Bp. Poespoatmodjo dengan dihadiri sekitar 30 anak sekolah minggu.  Untuk selanjutnya jumlah murid sekolah minggu semakin bertambah sehingga Ibu Sri Agustin kewalahan maka pada 1968 beliau minta bantuan kepada pemuda yakni Sdr. Suyatmanto (Bp. Suyatmanto — Kelompok Kalvari), dan selanjutnya Bp. Suyatmanto mengajak pemuda-pemuda lainnya untuk ikut terlibat dalam mengajar sekolah minggu seperti Sukasto (Kalvari), Rusdiyatmo, Rustinah (adik Rusdiyatmo), Cuk Watmoko — Alm. (putra Bp. Poespoatmodjo), Pujo … (Alm.). Tempat kegiatan sekolah minggu saat itu kemudian bertambah satu lagi yaitu di rumah Bp. Sastrowiyono (Nayu Barat).

Read more…

DUA WINDU PASCA PENDEWASAAN GKJ NUSUKAN (1969–1985)

Filed under:  Kegiatan  by:  admin

Gereja Kristen Jawa Nusukan masih seumur jagung, tetapi banyak sekali persoalan yang harus segera ditangani secara lebih baik. Karena itu Majelis dalam sidangnya tanggal 12 Pebruari 1970 memutuskan untuk menambah anggota Majelis dan menetapkan struktur kemajelisan yang lebih efisien dalam menjalankan pelayanannya.

Demikian pun belum sampai melangkah lebih jauh untuk mengembangkan jemaatnya datang berita bahwa Bapak Suharno, SH (ketua majelis pertama) harus meninggalkan Sala karena dipindah tugaskan menjadi Ketua Pengadilan Tinggi Palembang. Menyikapi ini maka pada tanggal 27 Maret 1970 diadakan pergantian  Ketua Majelis dari Bp. Suharno, SH kepada Ketua yang baru yaitu Bp. R.S. Hadisiswoyo.

Read more…

PROSES PENDEWASAAN GKJ NUSUKAN

Filed under:  Kegiatan  by:  admin

Setelah diresmikannya Tempat kebaktian di rumah Bp. Sastrowardoyo pada 5 Oktober 1958, kurang lebih satu tahun kemudian tempat ibadah ini sudah tidak mampu lagi menampung jemaat yang hadir oleh karena pertumbuhan jemaat yang demikian pesatnya. Menyikapi hal ini lalu diputuskan untuk memindahkan tempat ibadah di rumah Bp. Poespoatmodjo di Cangakan, Jl. Colomadu Utara No. 25 (sekarang Jl. Adisumarmo / kini sudah dibangun dan digunakan untuk kantor Bank BNI Nusukan dan Bank Jateng Nusukan. Adapun Pengkotbahnya terdiri dari para Anggota Panitia Bakal Jemaat GKJ Nusukan dengan dibantu Majelis GKJ Margoyudan dan Majelis GKJ Manahan.

Pembagian Wilayah Jemaat GKJ Margoyudan

Dengan makin bertambahnya jumlah warga Kristen di wilayah Nusukan, serta mengingat jarak yang cukup jauh antara Nusukan dengan Margoyudan (sebagai gereja induk pada saat itu), maka pada tahun 1968 Majelis GKJ Margoyudan membentuk Majelis Wilayah yang bertugas mengurusi wilayahnya masing-masing seperti :

  1. Wilayah Margoyudan;
  2. Wilayah Sala Utara Nusukan;
  3. Wilayah Sala Timur Gandekan Tengen.

Wilayah Sala Utara meliputi : Nusukan, Ngipang, Selokaton dan Gemolong. Majelis / Pradoto yang berasal dari wilayah ini disebut Pradoto Wilayah. Selanjutnya mengingat perkembangan wilayah Nusukan maka yang disebut Pradoto Wilayah disini adalah khusus Pradoto wilayah Nusukan dan Ngipang. Adapun Pradoto wilayah Nusukan waktu itu adalah :

  1. Bp. Soeharno, SH                    (tua-tua)
  2. Bp. Moedjio Adi Kristyono     (Tua-tua)
  3. Bp. Sastrowiyono                    (Tua-tua)
  4. Bp. Hendrosaputro                  (Tua-tua)
  5. Bp. G. Christyoboedi               (Diaken)
  6. Bp. Sukijatno                           (Diaken)
  7. Bp. Sudiyoto                            (Diaken)
  8. Bp. Muslan Adisubroto           (Diaken)
  9. Bp. Suparman                          (Diaken)
  10. Bp. Sakeyus                             (Diaken)
  11. Bp. Atmowiyoto                      (Diaken)
  12. Bp. Adiwarsono                       (Tua-tua untuk Selokaton)

Pembinaan wilayah meliputi segi-segi kesadaran bergereja, persembahan, pembinaan iman dan lain-lain. Demikian halnya guna penyempurnaan pembinaan wilayah kemudian istilah Blok dari GKJ Margoyudan diganti dengan istilah Kelompok. Wilayah Nusukan yang semula terdiri dari 3 Blok diganti / diubah menjadi 6 kelompok, ditambah kelompok Ngipang dan kelompok Selokaton. Pada tiap-tiap kelompok ada Ketua Kelompok dan Pradoto Pamong.

Read more…

AWAL TUMBUHNYA JEMAAT KRISTEN DI SALA UTARA

Filed under:  Kegiatan  by:  admin

Pengembangan Agama Kristen di Wilayah Nusukan.

Adanya kehidupan komunitas kristen di wilayah Nusukan sebenarnya sudah dimulai sejak masa penjajahan Belanda dan Jepang di Indonesia. Masyarakat kristen di Nusukan yang waktu itu tidaklah terlalu banyak kemudian mulai mengadakan perkumpulan dan persekutuan secara rutin yang dalam perkembangannya dibagi dalam dua periode yaitu :

  1. Masa Sebelum Tahun 1942 – 1952.

Pada masa ini kegiatan pengembangan agama kristen di Nusukan mulai nampak dengan adanya beberapa penabur injil TuhanYesus Kristus yang menyebar “benih-benih” Kerajaan Allah di wilayah ini. Mereka adalah warga Gereja Kristen Jawa Margoyudan Surakarta yang terdiri dari :

  1. Ibu Citrowasono;
  2. Ibu Adiatmojo;
  3. Ibu R. Ayu Atmosarojo;
  4. Pemuda Sastrowardoyo;
  5. Pemuda Sukimin Suparto.

Para Ibu dan pemuda itulah yang mengawali pekabaran Injil Tuhan di wilayah Nusukan, dengan jumlah warga yang baru belasan serta sarana pendukung yang sangat terbatas seperti Majalah Mardiraharja, Penabur dan Siswatama serta buku-buku Kristen lainnya serta adanya sekolah kristen yang ada pada waktu itu Injil Tuhan mulai diperkenalkan dan dikumandangkan di wilayah ini.

Pada tahun 1942 dalam suasana huruhara pendudukan Jepang, Pemuda Sastrowardoyo (Sastrowardoyo)beserta keluarga dipindahkan ke Yogyakarta untuk mengikuti sekolah theologia. Dan pada tahun itu juga Tuhan menambah juru penabur lagi yang berasal dari warga Gereja Kristen Jawa Manahan Surakarta yaitu :

  1. Bp. Hagnyowinoto;
  2. Poespoatmodjo;
  3. Ibu Wiromartono;
  4. Bp. Moelyono.

Untuk selanjutnya para penginjil beserta keluarganya sebagian ada yang sudah meninggal dan ada juga yang pindah tempat, namun demikian perkembangan agama kristen di daerah ini makin meningkat.

Pada tahun 1952, Bapak Sastrowardoyo yang sempat sekolah di sekolah theologia, Yogyakarta dan kemudian bertugas sebagai guru Injil di Baturetno- Wonogiri dipindahtugaskan sebagai guru injil Gereja Kristen Jawa Margoyudan untuk daerah Selokaton (Ngegot dan Ngangkruk), yang merupakan benih tumbuh kembangnya Gereja Kristen Jawa Selokaton. Dengan pindah tugasnya Bapak Sastrowardoyo ke wilayah yang baru makin membawa angin segar bagi pengembangan jemaat Kristen di Nusukan. Kegiatan-kegiatan gerejani yang menampakkan adanya Tri Tugas Panggilan Gereja mulai diadakan meskipun masih “menginduk” di GKJ Margoyudan dan GKJ Manahan.

  1. Masa Tahun 1953 – 1958 (Awal Berdirinya Tempat Kebaktian di Nusukan).

Kegiatan-kegitan blok Nusukan / Solo Utara.

Pada tahun 1953 pertumbuhan jemaat kristen di wilayah Nusukan dan sekitarnya semakin pesat dengan diijinkannya di wilayah ini berdiri Sekolah Dasar Kristen di Gilingan dan Balai Pengobatan Kristen Pantiwaluyo di Nusukan. Kegiatan-kegiatan bakal jemaat kristen di Nusukan secara rutin mulai dilakukan seperti : Read more…

Profil Pdt. Eko Prasetyo

Filed under:  Kategori bebas  by:  admin

… ada dua peristiwa mengawali keterlibatan saya dalam pelayanan di gereja yaitu pertama, sebagai orang yang baru datang dari desa (1984) ke Jakarta,  saya merasa senang karena telah diperhatikan dan diterima oleh Persekutuan Pemuda sebuah gereja di Jakarta.

Peristiwa kedua, ketika di Persekutuan Pemuda Gereja dimana saya aktif saat itu terjadi perpecahan. Waktu itu saya terpanggil untuk menyatukan kembali diantara pemuda yang ada hingga Persekutuan Pemuda di gereja itu bisa berjalan kembali.

Peristiwa ketiga, … sungguh sebuah keajaiban sudah Tuhan atur untuk hidup saya, ketika itu saya sedang mengikuti seleksi masuk di STT Dutawacana. Setelah test tahap pertama, saya harus mengikuti test kesehatan dimana waktu itu saya harus membayar Rp. 15.000,00. Saya bingung tidak punya uang. Akhirnya saya memberanikan diri minta pekerjaan kepada mandor sebagai pekerja bangunan di proyek yang sedang dikerjakan di kampus STT Dutawacana tersebut dengan bayaran Rp. 1.250,00 / hari. Hitung-hitung sampai dengan batas akhir harus membayar ternyata uang tidak mencukupi, karena saya hanya bekerja selama 6 hari. Setelah mengalami proses panjang, pada malam menjelang batas akhir pembayaran saya datang kepada seorang Ibu majelis sebuah gereja di Yogyakarta (beliau adalah masih kerabat dari teman Persekutuan Pemuda di Jakarta). Saya katakan “Bu, besok pagi saya harus mengikuti seleksi di STT Dutawacana, tapi saya tidak punya teman atau saudara untuk tempat menginap”, secara tak terduga Ibu itu katakan kepada saya, “ oh…, silakan kalau mau menginap di rumah saya bisa, tidak apa-apa” (rumah ibu tersebut adalah untuk kos-kosan mahasiswa).

Read more…

Profil Pdt. Wahyu Purwaningtyas

Filed under:  Kategori bebas  by:  admin

Menjadi pendeta adalah sebuah jabatan yang tidak pernah saya bayangkan pada masa sekolah saya dari kecil hingga SMU. Namun peristiwa-demi peristiwa membawa saya pada kesadaran diri bahwa sebenarnya Tuhan berkehendak agar saya menjadi Saluran Berkat dan Keselamatan dari Tuhan Yesus Kristus bagi banyak orang.

Read more…